Huff.. Tau gak kenapa dibilang teknologi sebagai barang langka?, alasannya gini di Timor Leste untuk telekomunikasi dipegang oleh satu penyedia layanan saja jadi mau tidak mau salah satu hukum ekonomi berlaku disini* (monopoli teknologi terjadi). Nah perusahaan yang notabene itu adalah Timor Telecom, tau gak sekali sms ke sesama pelanggan $ 0.08 dan untuk sms ke kampung halaman sebesar $ 0.12, jangan pernah bermimpi untuk nelpon ke Indonesia dengan pulsa $ 5. Internetnya dengan kecepatan yang sangat minim tapi dengan harga $ 1, sungguh sangat menyulitkan untuk berkomunikasi.
Saya bersama beberapa rekan di Dili rencananya akan membangun sebuah RT RW Net sebagai solusi internet murah yang bisa di jangkau oleh semua lapisan masyarakat. Sebelumnya sudah pernah ada yang membangun VOIP dan itu sangat membatu bagi orang-orang disini dalam hal komunikasi murah sesamanya.
Nah yang ada nilai tambahnya, di depan Kantor Presiden Timor Leste disediakan internet gratis tapi ada syaratnya kita harus membawa laptop sendiri* (kalo gak ada punya sendiri pinjam aja boleh).